Cakap-cakap bukan Cuap-Cuap
Friday, December 4th, 2009“Bah! Pasti sambel petis kamu nomer satu kan?!!”
Itu kalimat yang terngiang-ngiang di kepala setiap melihat promosi gaya legacy yang masih bertebaran di mana-mana sekarang ini.
Cuap-cuap adalah ngomong seenaknya sendiri. Tanpa mempedulikan lawan bicara, tanpa minta ijin, tanpa respek, kalau perlu dengan cara “memaksa” bahkan “menodong”.
Marketing gaya cuap-cuap ya sama saja artinya. Tanpa ampun memberondong konsumen dengan macam-macam
pesan promosi yang bikin eneg bahkan antipati dan alergi.
“Lama sekali iklannya sih…!!!” protes seorang kawan yang menyaksikan Take Me Out sambil kembali memencet remote memindahkan saluran televisi. Atau “yah…. iklan lagi!!!”
Ada yang pernah merasakan hal serupa?